JPCC Sunday – 19 Desember 2021
By : Ps Jeffrey Rachmat
Follow | Peace Has Come
A Gift From God
___________
Ayat Mingguan :

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”
‭‭Yesaya‬ ‭9:5‬ ‭TB‬‬
___________
Khotbah :

Shalom is our starting point. Tuhan mau kita berada di dalam shalom sebelum kita melakukan segala sesuatu. Damai menolong kita untuk menjadi fokus dan peka akan apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita. Membuat kita menjadi sehat. Menjadikan kita lebih produktif.

Damai dari Dunia sifat nya eksternal.
Damai dari Tuhan sifatnya internal (kedamaian sejati yang menggambarkan sebuah keutuhan, kelengkapan, kesejahteraan, kemakmuran, kesehatan)

Seseorang yang memiliki damai akan mampu bersikap tenang bahkan ketika dalam keadaan yang menegangkan sekalipun.

We have the peace of God if we are in peace with God.

“Dan melalui Anak itu pula Allah memutuskan untuk membuat segala sesuatu berbaik kembali dengan Dia — baik segala sesuatu yang di bumi, maupun yang di surga. Allah melakukan itu melalui kematian Anak-Nya di kayu salib. Dahulu kalian jauh dari Allah. Kalian memusuhi-Nya karena kelakuan dan pikiranmu jahat.”
‭‭Kolose‬ ‭1:20-21‬ ‭BIMK‬‬

Hubungan damai dengan Allah ada didalam Yesus.
Ketika kita mengakui Yesus, maka kita sudah di perdamaikan dengan Allah melalui Yesus Kristus.

“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
‭‭Yohanes‬ ‭14:27‬ ‭TB‬‬

Peace is a gift from God.

Saya berharap kita semua bisa mengerti makna natal yang sesungguhnya bahwa betapa berharga nya hadiah yang Tuhan sudah berikan kepada kita melalui Yesus Kristus.

Damai sejahtera yang Yesus tinggalkan adalah sebuah perwujudan yang Yesus berikan kepada kita akan kasih Nya untuk kita semua.

Ada 2 hal yang berkenaan dengan damai sejahtera :

1. Damai sejahtera Allah memberikan kepada kita kekuatan.

“Tuhan kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, Tuhan kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera!”
‭‭Mazmur‬ ‭29:11‬ ‭TB‬‬

“The Lord gives his people strength. The Lord blesses them with peace.”
‭‭Psalms‬ ‭29:11‬ ‭NLT‬‬

Tuhan tidak menjanjikan kehidupan yang bebas dari pergumulan. Tetapi ini yang kita harapkan ketika berada didalam masalah, ada kekuatan yang datang dari damai sejahtera ketika menjalani proses yang sedang dialami.

Damai bukan berarti tidak ada pencobaan, damai dapat terjadi ketika adanya Tuhan dan kita percaya kepada Nya.

Ketika tidak ada damai terjadi, itu terjadi karena kita tidak menaruh kepercayaan kepada Tuhan.

Semakin besar percaya kita kepada Tuhan, semakin besar damai yang kita rasakan.

“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.””
‭‭Yohanes‬ ‭16:33‬ ‭TB‬‬

Didalam Yesus kita mengalami damai. Ketika kita hidup dalam kebenaran dan taat akan firman Nya, maka akan ada damai sejahtera yang bangkit dari dalam diri kita.

“Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.”
‭‭Yesaya‬ ‭32:17‬ ‭TB‬‬

Ketenangan dan ketentraman ini lah yang akan membuat dan memampukan kita untuk melihat dengan jelas dan dapat berfikir dengan jernih ketika berada didalam persoalan sebelum mengambil keputusan dengan benar.

“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
‭‭Yohanes‬ ‭14:27‬ ‭TB‬‬

“Peace I leave with you, My peace I give to you; not as the world gives do I give to you. Let not your heart be troubled, neither let it be afraid.”
‭‭John‬ ‭14:27‬ ‭NKJV‬‬

Apa yang akan kita kerjakan kalau kita tidak merasa takut atau tidak merasa gundah?

Kebanyakan dari kita tidak mengerjakan apa yang perlu kita kerjakan karena biasanya ada rasa takut.
Darimana rasa takut itu muncul?

Ketika kita menghadapi tantangan dan merasa ini lebih besar dari apa yang sanggup kita tangani.
Ini adalah respon yang normal sebagai manusia.

Kita takut gagal, takut rugi, takut salah, takut akan apa kata orang, takut buang waktu, dll.

Ketakutan2 ini membuat kita merasa tidak mampu / tidak layak dan tidak berani bertindak.

Visi yang berasal dari Tuhan, biasa nya juga terasa lebih besar dari yang sanggup kita tangani, makanya banyak yang tidak berani maju atau tidak mau melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan.

Kita perlu yang nama nya Iman untuk menjembatani antara batas kekuatan kita dengan rencana Tuhan.

Iman kepada Tuhan membuat kita jadi berani untuk bertindak. Iman datang dari pendengaran akan Firman Tuhan.

“Orang yang mencintai hukum-Mu aman dan tentram, tak ada yang dapat merintangi mereka.”
‭‭Mazmur‬ ‭119:165‬ ‭BIMK‬‬

Orang yang mencintai Firman Tuhan akan mengalami ketenangan dan ketentraman, dan akan membuat mereka menjadi lebih fokus pada apa yang Tuhan berikan.

Iblis tidak suka kalau kita berada dalam damai sejahtera Allah, dan dari awal iblis selalu berusaha merintangi agar manusia jauh dari damai sejahtera supaya manusia melakukan dosa.
Ketika iblis berhasil menjebak kita, maka yang hilang adalah damai dan sukacita sejahtera Allah.

Inilah yang terjadi pada Adam dan Hawa. Mereka menjadi takut dan bersembunyi dari Allah.

“Tak ada ketentraman bagi orang berdosa,” kata Tuhan.”
‭‭Yesaya‬ ‭57:21‬ ‭BIMK‬‬

Damai sejahtera Allah adalah sebuah hadiah yang luar biasa yang perlu kita jaga dalam hidup kita.

2. Damai Sejahtera Allah membawa harmoni / keselarasan dalam kehidupan kita.

Saya pernah menonton sebuah orkestra, dan sebelum mulai biasa nya para pemain akan melakukan tuning suara. Ketika mereka melakukan tuning, biasanya suara nya tidak menyenangkan. Keadaan segera berubah, ketika dirigen masuk dan mulai memainkan tongkatnya maka terdengar suara musik yang begitu indah.

Itulah gambaran kehidupan dari kita, ketika ada Yesus maka ada keharmonisan dalam hidup kita.
Tetapi ketika keluar dari tatanan yang Yesus sdh ciptakan, maka mulai terjadi kekacauan.

Kekacauan dimulai dari hati dan pikiran yang termanifestasi keluar yang akan memicu perselisihan / konflik dalam segala hal.

“Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.”
‭‭Yakobus‬ ‭4:1-3‬ ‭TB‬‬

Tuhan mengutus Roh Kudus Nya untuk kita bisa hidup dalam tatanan Nya.

“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”
‭‭2 Timotius‬ ‭1:7‬ ‭TB‬‬

Ketika ada ketertiban dalam hidup kita, maka ada damai yang tercipta karena kita bisa dengan jernih berfikir dan melakukan apa yang perlu kita lakukan.

You don’t rise to the level of your goals. You fall to the level of your systems.
(James Clear – Atomic Habits)

Anda tidak naik ke tingkat sasaran Anda, tetapi Anda akan tetap tinggal di tingkat dimana sistem Anda berada.

Sasaran tidak menentukan sukses, tetapi sistem yang menentukan keberhasilan.

Untuk mencapai goals, tidak cukup hanya niat saja, tapi diperlukan sistem / gaya hidup yang menunjang dalam usaha kita untuk mencapai visi dan target kita.

“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.”
‭‭Efesus‬ ‭5:15-17‬ ‭TB‬‬

Itu sebab nya kita perlu untuk setiap waktu selalu tertib mengatur waktu, mengatur pola hidup agar dapat menunjang arah target hidup kita dengan benar.

Penting untuk kita selalu memperhatikan apakah ada damai sejahtera dalam hidup kita.

“Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.”
‭‭Kolose‬ ‭3:15‬ ‭TB‬‬

“Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”
‭‭Filipi‬ ‭4:7‬ ‭TB‬‬

“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.”
‭‭Yesaya‬ ‭26:3‬ ‭TB‬‬

Damai adalah sebuah syarat untuk menikmati hidup. Anda tidak dapat sungguh2 menikmati hidup kecuali Anda memiliki damai yang ditemukan dalam Yesus.

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan Tuhan semesta alam akan melakukan hal ini.”
‭‭Yesaya‬ ‭9:5-6‬ ‭TB‬‬

Yesus datang untuk kita dan menawarkan kepada kita untuk menjadi bagian dalam kerajaan Nya.

“Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia. Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.”
‭‭Roma‬ ‭14:17-19‬ ‭TB‬‬

“Semoga Allah memberi berkat dan sejahtera kepadamu dengan berlimpah-limpah, sebab kalian mengenal Allah dan Yesus, Tuhan kita.”
‭‭2 Petrus‬ ‭1:2‬ ‭BIMK‬‬

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment