JPCC Sunday – 31 Juli 2022
By : Ps Alvi Radjaguguk (TK 2)
Devoted | Imamat Yang Rajani
Aku Seorang Imam
_____________________
Verse of the week :

“dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya – dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, – bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.”
‭‭Wahyu‬ ‭1:5-6‬ ‭TB‬‬
_____________________
Sermon :

Konsep Imamat yang Rajani sebenarnya sdh bermula di Taman Eden sejak jaman Adam dan Hawa.

“Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.”
‭‭Kejadian‬ ‭2:15‬ ‭TB‬‬

Sebagai Imam Adam dan Hawa ditempatkan oleh Tuhan di taman eden untuk menjaga dan merawat taman dengan baik.

Tuhan memberikan pesan kepada musa untuk bangsa Israel melalui ayat dibawah ini

“Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel.””
‭‭Keluaran‬ ‭19:5-6‬ ‭TB‬‬

“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.”
‭‭1 Petrus‬ ‭2:9-10‬ ‭TB‬‬

The Kingdom of Priest : Kerajaan Imam2.
Imamat yang Rajani : Royal Priesthood

Konsep Imamat yang Rajani sudah di perkenalkan sejak jaman mula2 melalui Nabi Musa. Dan diulangi lagi dalam kitab Wahyu.

Kesimpulan nya adalah Tuhan menentukan kita sebagai orang percaya menjadi seorang Imam.
Kita perlu mengerti dan menghidupinya. Perlu yakin supaya kita menghidupi nya.

Satu2 nya syarat untuk masuk kedalam kerajaan imam adalah kita harus menjadi Imam.
Fungsi Imam :
1. Bertanggung jawab terhadap atas kehidupan rohani orang yang dipimpin nya
2. Bertindak sebagai pengantara antara Tuhan dan umat Nya.
3. Membawa korban persembahan kepada Tuhan

Fungsi keimaman kita berbicara sebagai akses atau menjadi penghubung kepada Tuhan.

Dijaman Musa suku Lewi ditunjuk sebagai Imam.
Dijaman perjanjian baru Yesus menjadi pemegang akses imam.

Ketika Yesus masih didunia, ada bait suci Allah sebagai simbol kediaman Allah.

“Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,”
‭‭Matius‬ ‭27:50-51‬ ‭TB‬‬

Saat ini akses Imam ada pada kita semua sebagai orang percaya. Kita punya akses langsung kepada Tuhan. Melalui Yesus yang masuk kedalam hidup kita.

“Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,”
‭‭Ibrani‬ ‭10:19-20‬ ‭TB‬‬

Imam berbicara sebagai Fungsi bukan title / posisi.
Setiap orang percaya perlu mengemban Tugas sebagai Imam :

1. Sadari dan yakini identitas saudara sebagai Imam.

“Sekarang kita menuju kepada Tuhan Yesus. Walaupun manusia anggap Dia tidak berguna, Allah sangat menghargai Dia, dan memilih Dia untuk menjadi seperti batu fondasi yang paling penting dalam Rumah Allah. Bagi kita, Ia sudah menjadi batu fondasi yang hidup. Dan kita juga hidup seperti tiang-tiang dan kayu yang lain, yang Allah pakai untuk membangun Bait-Nya,^ sampai kita menjadi tempat tinggal untuk Roh Allah sendiri. Dan di dalam Bait-Nya itu, kita menjadi pelayan-pelayan yang khusus bagi Allah. Tugas kita sebagai pelayan adalah untuk membawa persembahan-persembahan rohani kepada-Nya, yang Allah terima karena kita sudah bersatu dengan Yesus Kristus.”
‭‭1 Petrus‬ ‭2:4-5‬ ‭AMD‬‬

Sebagai seorang Imam kita perlu sadar dan yakin akan identitas diri kita dalam Tuhan. Terlepas dari latar belakang saudara apapun bentuknya, Tuhan sudah memilih saudara untuk menjadi seorang Imam.

Kita hidup kudus karena kita sudah dinyatakan kudus oleh Tuhan. Tuhan sudah klaim bahwa hidup kita adalah milik Nya. Bukan milik kita sendiri. Kalau ada orang yang belum yakin akan identitas kita maka itulah yang iblis mau.

2. Bawa korban persembahan
“Dan sekarang Saudara telah menjadi batu bangunan yang hidup untuk dipakai Allah membangun rumah-Nya. Bahkan Saudara adalah imam-Nya yang kudus. Karena itu, datanglah kepada-Nya—Saudara diterima oleh-Nya karena Yesus Kristus—dan persembahkanlah kepada Allah hal-hal yang menyukakan hati-Nya.”
‭‭1 Petrus‬ ‭2:5‬ ‭FAYH‬‬

Korban persembahan Rohani :

A. Tubuh kita
“Berdasarkan semua yang sudah saya jelaskan sebelumnya tentang berbagai cara Allah berbaik hati kepada kita, maka sudah sepantasnya kita membalas kebaikan hati-Nya itu! Janganlah lagi kamu mengikuti cara hidup berdosa yang sudah menjadi kebiasaan orang-orang duniawi. Tetapi hendaklah kamu mengambil keputusan seperti ini, “Ya TUHAN, aku mempersembahkan tubuhku sebagai kurban bagi-Mu!”— walaupun sebenarnya kamu masih hidup. Keputusan itu merupakan persembahan yang suci dan menyenangkan hati TUHAN. Dia akan memperbarui pikiranmu masing-masing, sehingga kamu bisa mengetahui apa kehendak-Nya bagimu dan apa yang terbaik dalam setiap keadaan. Kamu semua akan dimampukan untuk mengerti dan memilih apa yang baik, yang paling tepat, dan yang menyenangkan hati TUHAN.”
‭‭Roma‬ ‭12:1-2‬ ‭TSI‬‬

Tanya kembali kepada diri sendiri apakah ada kebiasaan kebiasaan buruk yang masih melekat seperti duniawi yang saudara lakukan.

Seorang Imam akan mengerti setiap aktivitas kecil yang dilakukan dalam keseharian yang kita lakukan.

B. Pujian dan Penyembahan

“Jadi biarlah kita melalui Yesus selalu mempersembahkan kurban pujian kepada Allah — ini berarti berbicara dengan baik tentang Allah, menyatakan karakter-Nya.”
‭‭Hebrews‬ ‭13:15‬ ‭AGS‬‬

C. Harta yang baik

“Dan jangan lupa untuk melakukan perbuatan yang baik, dan untuk berbagi dengan orang lain apa yang kalian miliki, sebab Allah senang saat kalian melakukan pengorbanan seperti itu.”
‭‭Hebrews‬ ‭13:16‬ ‭AGS‬‬

D. Persembahan Waktu
Sikap seorang imam yang benar adalah memberikan waktunya untuk orang lain.

E. Orang2 yang Tuhan utus dalam hidup kita

“Tetapi mengenai hal-hal tertentu, saya memperingatkan kalian dengan tegas dalam surat ini, karena Allah sudah menganugerahi saya tugas itu.”
‭‭Roma‬ ‭15:15‬ ‭BIMK‬‬

F. Kasihi orang lain dalam hidup kita

“Dalam segala perbuatan hendaklah Saudara mengikuti teladan Allah sebagaimana seorang anak yang sangat dikasihi mengikuti teladan ayahnya. Kasihilah orang lain dengan mengikuti teladan Kristus yang mengasihi Saudara, dan yang memberikan diri-Nya kepada Allah sebagai suatu kurban yang menghilangkan dosa Saudara. Dan Allah bersenang hati, sebab kasih Kristus kepada Saudara bagaikan wangi-wangian yang harum bagi-Nya.”
‭‭Efesus‬ ‭5:1-2‬ ‭FAYH‬‬

3. Bawa Perubahan terhadap area dalam hidup saudara.

“Tetapi kita sudah dipilih Allah menjadi umat-Nya yang istimewa, bangsa yang suci, dan imam-imam untuk melayani Dia yang adalah Raja Agung. Semuanya itu diperbuat Allah bagi kita supaya kita mengabarkan hal-hal luar biasa yang sudah Dia lakukan, khususnya ketika Dia memanggil kita keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terang-Nya yang luar biasa.”
‭‭1 Petrus‬ ‭2:9‬ ‭TSI‬‬

Dalam hidup kita ini pasti ada sebuah topik / kegelisahan rohani dalam area2 yang ada didalam hidup saudara.
Berikan perubahan dalam hidup saudara.

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment