JPCC Sunday – 12 Desember 2021
By : Ps Jose Carol
Follow | Peace Has Come
It is Well With My Soul
__________
Ayat Mingguan :

“Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.”
Yesaya‬ ‭32:17‬ ‭TB‬‬
__________
Khotbah:

Shalom adalah sebuah kata yang lengkap dengan arti keutuhan, kesehatan, kelengkapan.

Peace is not the absence of problems but the presence of God.
Damai itu bukan tidak ada kesulitan, tapi damai itu adalah mengenai kehadiran Tuhan didalam hidup kita ditengah-tengah badai atau apapun yang sedang terjadi dalam hidup kita.

Damai sifatnya internal, bukan external
Damai adalah kata yang menggambarkan apa yang terjadi didalam diri kita dan bukan apa yang sedang terjadi terhadap kita. Damai juga tidak berarti bahagia senantiasa.

Damai dalam diri kita akan membantu kita untuk :
1. Fokus / Peka untuk mendengarkan suara Tuhan dalam hidup kita, terutama di tengah2 tantangan yang sedang kita hadapi.
2. Sehat. Damai bisa menghadirkan kesehatan, karena kita bisa istirahat dengan pulas / tenang tanpa merada kuatir akan hal apapun yang terjadi.
3. Produktif. Damai akan membuat kita menjadi lebih produktif akan setiap keputusan yang akan kita ambil.

Selama pandemi ini ada banyak orang2 yang sedang bergumul, merasa kuatir, kehilangan banyak hal secara bersamaan, dan masih banyak lagi contoh akan hal2 yang terjadi saat pandemic ini.
Banyak yang bergumul akan kesulitan untuk melihat akan masa depan apa yang ada didepan mereka.
Dapat di mengerti jika isu mental health / kesehatan mental yang banyak dibicarakan orang akhir2 ini, karena banyak dari orang2 yang merasakan kuatir akan hidup dan masa depan saat ini.

Alkitab memberikan janji akan keberadaan shalom yang benar dalam hidup kita.

“Engkau akan mengalami, bahwa kemahmu aman dan apabila engkau memeriksa tempat kediamanmu, engkau tidak akan kehilangan apa-apa.”
Ayub‬ ‭5:24‬ ‭TB‬‬

“You shall know that your tent is at peace, and you shall inspect your fold and miss nothing.”
Job‬ ‭5:24‬ ‭ESV‬‬

Dalam ayub ini dijelaskan damai itu biasa nya terjadi ketika kita tidak kekurangan sesuatu apapun.
Seperti kata shalom yang memiliki kata sempurna, tidak kekurangan apapun, lengkap, sama hal nya seperti ayat diatas dikatakan Ayub tidak kekurangan apapun.

Kita mengetahui bahwa tidak terjadi begitu saja dalam kisah Ayub. Bahkan di pasal ke 5 ini sesungguhnya Ayub sudah kehilangan segalanya.
Investasi nya, harta benda nya, bahkan ke 5 anak nya pun hilang.

“Berserulah – adakah orang yang menjawab engkau? Dan kepada siapa di antara orang-orang yang kudus engkau akan berpaling?”
‭‭Ayub‬ ‭5:1‬ ‭TB‬‬

Dalam pembukaan pasal 5 ini, sebenarnya Ayub telah bertanya akan hidup nya.

“Maka berkatalah isterinya kepadanya: ”Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!””
Ayub‬ ‭2:9‬ ‭TB‬‬

Kita akan belajar beberapa perspektif kehidupan dengan Tuhan.
Ayub mampu menghidupi apa yang sedang terjadi dalam hidupnya, sebaliknya istri nya gagal memahami apa yang sedang terjadi dalam kehidupan mereka.

Ada beberapa yang dapat kita pelajari dari persepsi / perspektif kita dari apa yang Ayub hadapi.

1. Anak2 Tuhan yang saleh sekalipun tidak terlepas dari realitas penderitaan.
Alkitab mencatat bahwa Ayub adalah orang yang saleh dan benar hidup nya. Ayub dapat menjadi sebuah contoh yang dapat kita lihat ketika sebuah problem yang dihadapi yang bahkan tidak dapat dimengerti sekalipun, namun Ayub menghidupi apa yang terjadi melalui iman nya.

Bahkan banyak dari kita yang bertanya, why bad things happen to good people?

“Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.”
Yesaya‬ ‭32:17‬ ‭TB‬‬

Betul bahwa Kebenaran dalam hidup kita akan tumbuh damai, namun didalam realita kehidupan kita, bukan berarti ketika kita hidup dalam kebenaran, kita akan bebas dari tantangan hidup.

Namun kalau kita hidup dalam kebenaran, maka ketika ada badai datang, maka shalom akan menyertai kita. Akan ada rasa damai yang menemani dan membuat kita tidak takut menghadapi badai tsb.

“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”
‭‭2 Timotius‬ ‭1:7‬ ‭TB‬‬

Ketika kita sedang menghadapi penderitaan dan kekuatiran sekalipun, Tuhan berjanji akan menyertai melalui shalom yang Ia berikan.
Tuhan Yesus datang untuk memberikan kepada kita kedamaian, cara hidup yang lebih baik. Bukan kepanikan dan rasa takut atau kuatir.
Kesempurnaan Nya menutupi kegagalan kita.
Rahmat Nya melebihi kekurangan kita.
Kasih karunia Nya memberikan kekuatan kepada kita.

2. Tuhan adalah Tuhan yang maha adil dan iman kita sebagai orang percaya akan di uji.

Ayub sangat menderita secara psikis dan ia dituduh seolah telah melakukan dosa terhadap Tuhan.
Ujian iman yang dialami anak2 Tuhan adalah untuk memurnikan dan meningkatkan kehidupan kita sebagai anak2 Tuhan.

Tough times create strong men, strong men create easy time, easy time create weak men, weak men create tough times.

Seperti lingkaran yang akan terus berputar.
Sebagai orang tua atau sebagai gembala, saya tidak berusaha untuk meringankan beban hidup anak2 saya atau yang sedang saudara hadapi. Tapi saya akan membantu saudara untuk melihat Tuhan. Berusaha untuk memfasilitasi kehadiran Tuhan ketika sedang dalam masa ujian.

“Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.”
‭‭Mazmur‬ ‭94:19‬ ‭TB‬‬

3. Penderitaan yang kita alami masih berada dalam batas dan pengawasan Tuhan.

Tidak akan ada satu kuasa apapun yang akan menjamah orang percaya kalau tidak seijin dari Tuhan.
Ada banyak kecemasan yang dialami oleh kita karena banyak yang membebani pikiran saudara akan setiap kejadian atau masalah yang mungkin saudara hadapi saat ini.
Ada juga mungkin sebagian dari kita yang merasa mungkin masalah ini kecil / bukan masalah besar. Namun bagaimana jika harus terjadi dalam waktu yang cukup lama hingga menyebabkan dampak terhadap kesehatan mental.
Nasihat saya adalah bawa dan serahkan kepada Yesus.

Damai Nya Tuhan dapat membuat apa yang rusak menjadi pulih kembali. Samai Tuhan akan membuat saudara menjadi utuh.

“Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”
Filipi‬ ‭4:7‬ ‭TB‬‬

“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”
Ayub‬ ‭42:5‬ ‭TB‬‬

Terlepas dari semua tantangan / ujian, Ayub percaya dalam hatinya dan tidak akan pernah terlepas dari damai yang Tuhan sertai dalam diri Ayub.

Jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain, karena setiap orang memiliki kapasitas nya masing2.

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment