JPCC Sunday – 14 November 2021
By : Ps Sidney Mohede
Follow | The Blue Print
Masterpiece
________________________
Ayat Mingguan :

Amsal 19:21 (TB)
Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.
________________________
Khotbah:

Ada banyak orang yang sedang kehilangan arah karena berbagai kondisi, terutama saat ini ditengah pandemic, banyak orang yang kehilangan semangat, kehilangan motivasi, kehilangan arah tujuan hidup dan tidak tahu harus kemana melangkah, istilah kehilangan visi dalam kehidupan mereka.
Visi itu penting kita miliki dan kita ketahui dengan jelas, agar dapat berjalan kedepan, terlepas dari kondisi apapun / keadaan apapun, visi tetap harus kita ketahui dengan jelas.
Visi Tuhan dalam hidup kita selalu berhubungan dengan potensi yang ada dalam diri kita. Dan potensi yang ada dalam diri kita dikembangkan agar bisa dinikmati oleh orang lain.

Tujuan kehidupan bukan sekedar bertumbuh, Tapi berbuah.
Buah dari sebuah pohon tidak dinikmati oleh pohon nya sendiri, tapi selalu dinikmati oleh orang banyak / sekitarnya.

Mazmur 90:12 (BIMK)
Sadarkanlah kami akan singkatnya hidup ini supaya kami menjadi orang yang berbudi.

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Matius 5:16 (TB)
Begitu juga terangmu harus bersinar di hadapan orang, supaya mereka melihat perbuatan-perbuatanmu yang baik, lalu memuji Bapamu di surga.

Find your gift = Share your gift = Purpose.
Dalam hidup melakukan hal yang penting yang memberi makna dan kebahagiaan dalam hidup kita.

Kita sudah diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk melakukan banyak hal yang penting dalam hidup kita. Ada juga yang tidak terlalu penting yang kita lakukan.
Dalam hidup kita menyadari bahwa melakukan hal yang penting lah akan membuat hidup kita menjadi bermakna.

Hal penting apa yang bisa saya lakukan dengan waktu saya dalam hidup ini?
Ini adalah pertanyaan dari banyak orang saat ini.
What is my life purpose ?
Tuhan sudah menaruh potensi, kemampuan, bakat dalam kehidupan kita.

Tuhan sudah persiapkan segala sesuatu dalam kehidupan kita utk menjalankan tujuan Tuhan, bukan tujuan kita.

Efesus 6:8-10 (BIMK)
8 Ingatlah bahwa setiap orang, baik hamba maupun orang merdeka, akan menerima balasan dari Tuhan untuk hal-hal baik yang dilakukannya.
9 Saudara-saudara yang menjadi tuan! Hendaklah kalian bersikap begitu juga terhadap hamba-hambamu. Jangan lagi memakai ancaman-ancaman. Ingat bahwa kalian dan hamba-hambamu itu, sama-sama mempunyai satu majikan, yaitu Tuhan yang di surga. Ia tidak memandang muka.
10 Akhirnya, hendaklah kalian menjadi kuat dengan kekuatan yang kalian dapat dari kuasa Tuhan, karena kalian bersatu dengan Dia.

Keselamatan kita adalah hasil karya Allah sendiri. Sejak awal kita sudah dipersiapkan oleh Allah untuk melakukan Tujuan Nya.

Namun banyak orang yang tidak mengerti apa yang menjadi tujuan hidup mereka.
Hal ini harus jelas sejak awal hidup kita.
Starting point kita harus jelas dalam hidup kita.
Kalau starting point kita tidak jelas bagaimana kita bisa sampai ke tempat tujuan kita?
Kalau kita belum bisa sadar siapa diri kita, dan apa yang harus kita lakukan.

Pengenalan akan Tuhan adalah permulaan untuk kita bisa mengerti siapa diri kita. Karena kalau kita tidak mengerti dan tahu siapa diri kita sebenar nya, maka akan sulit buat kita melanjutkan kehidupan yang penuh makna dan berarti untuk orang lain. Sebaliknya, jika kita tidak tahu siapa diri kita sebenar nya di hadapan Tuhan, maka kita akan selalu menjadi orang yang mengeluh dan tidak pernah mensyukuri apa yang kita miliki.

Efesus 5:15-17 (TB)
15 Sebab itu, perhatikanlah baik-baik cara hidupmu. Jangan hidup seperti orang-orang bodoh; hiduplah seperti orang-orang bijak.
16 Gunakanlah sebaik-baiknya setiap kesempatan yang ada padamu, karena masa ini adalah masa yang jahat.
17 Jangan bodoh, tetapi selidikilah apa yang dikehendaki Tuhan.

Yeremia 29:11 (BIMK)
Bukankah Aku sendiri tahu rencana-rencana-Ku bagi kamu? Rencana-rencana itu bukan untuk mencelakakan kamu, tetapi untuk kesejahteraanmu dan untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan.

Penundaan Tuhan bukan penolakan Tuhan
Tuhan sudah mempersiapkan sesuatu yang baik dalam hidup kita.

Banyak yang bergumul tidak berjalan sesuai harapan. Kenapa semua ini terjadi ?
Mungkin kita berpikir Tuhan adalah Tuhan yang jahat. But what if this is only a delay? Untuk waktu yang Tuhan sudah persiapkan?

Semua dari Tuhan dan semua nya untuk Tuhan.
Nilai yang kita letakan atas diri kita akan menentukan bagaimana orang akan menilai kita dan memperlakukan kita

Efesus 2:10 (TB)
Kita adalah ciptaan Allah, dan melalui Kristus Yesus, Allah membentuk kita supaya kita melakukan hal-hal yang baik yang sudah dipersiapkan-Nya untuk kita.

Nilai kita ditentukan dari apa yang Tuhan katakan tentang kita.

Berhenti berpikir identitas kita tergantung pekerjaan, jabatan apa yang dikerjakan dan apa yang bisa kita hasilkan.
Ada begitu banyak orang yang frustasi karena mereka berfikir tujuan hidup kita tergantung pada apa yang orang lain lihat.

what we do does not define who we are
Apa yang kita kerjakan tidak mendefinisikan siapa diri kita.
Kita sering menilai dari apa yang kita kerjakan. Itu sebab nya banyak orang yang kehilangan jati diri nya ketika semua yang mereka kerjakan hilang atau terhenti.
Tujuan hidup kita dapat ditemukan didalam siapa yang menciptakan kita.

Temukan siapa dirimu di dalam Tuhan.  Itu yang akan menjadi starting point diri saudara.
Meskipun tujuan hidup manusia itu unik dan berbeda², namun fondasi kita sama yaitu mengasihi Tuhan.

Hal penting apa yang bisa saya lakukan dengab waktu saya dalam hidup ini untuk mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama?

Beberapa pertanyaan yang bisa saudara pikirkan :
1. Apa saya melakukan apa yang Tuhan ciptakan saya  untuk lakukan?
Kita diciptakan untuk menjadi saksi Tuhan di bumi ini. Kadang kita berfikir kits diciptakan untuk melakukan apa yang bisa kita lakukan saat ini.

2. Hal apa yang saya rela untuk berkorban dan endure?
Our power to endure is a secret weapon. Kita selalu rela berkorban untuk hal² yang kita cintai. Yesus rela di salib untuk menebus dosa² kita.

3. Hal apa yang sudah tidak saya lakukan lagi yang membuat diri saya waktu masih muda cemberut melihat saya sekarang?
Waktu saya masih muda, saya bisa menggambar berjam² dan saya suka melakukan itu, dan sekarang saya tidak melakukan lagi, dan ketika saya berfikir tentang hal tersebut, membuat saya cemberut.

4. Hal apa yang orang saya minta lakukan lalu jawabannya ah orang lain saja
Saya sering temukan orang punya banyaj potensi namun mereka tidak berani karena nanti takut orang lain akan melihat atau mengatakan hal yang membuat saudara menjadi gagal.
Semakin kita takut mengambil keputusan besar semakin besar kalau kita harus melakukannya.

5. Bagaimana saya ingin diingat oleh orang terdekat saya saat saya sudah tidak ada?

Pandemi ini menajamkan kembali prioritas yang ada didalam hidup saya
Evaluasi kembali prioritas yang penting. Jangan tinggalkan legacy berupa barang

1 korintus 13:13 (TB)
Jadi, untuk saat ini ada tiga hal yang kita harus tetap lakukan: percaya, berharap dan saling mengasihi. Yang paling penting dari ketiganya itu ialah mengasihi orang-orang lain.

Kasih yang terpenting didalam hidup kita akan membuat kita memahami bagaimana orang lain melihat kita.

Our purpose in life is to worship God and admire all the things that He has given us. To be thankful and grateful for God and make a change in the world

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment