JPCC Sunday – 31 Oktober 2021
By : Ps Gea Denanda
Follow | Strength for Service
Mau Repot
______________________
Ayat Mingguan :
Galatia 5:13 (TB)
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
______________________
Khotbah:

Yesus memilih untuk melepaskan hak nya untuk melayani, tetapi Yesus tidak lupa akan statusnya sebagai Raja.
Didalam kehidupan kita saat ini, Tuhan mau kita memimpin dengan mental sebagai seorang raja.

Roma 15:1-2 (TB)
1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya.

Kata wajib disini adalah bukan usulan, tapi benar² sebuah keharusan.
Kita sebagai pengikut Kristus, jangan menjadi egois. Tapi harus aktif mencari apa yang menjadi kebutuhan orang lain, dan kita wajib menolong orang² tersebut yang membutuhkan bantuan kita.

Tema hidup orang itu adalah saling melayani.
Berbicara tentang strength, erat hubungan nya dengan tujuan hidup.
Hidup yang bermakna adalah hidup yang dapat berkontribusi dengan sekitar kita.
Hidup yang sia² adalah hidup yang tidak memberi kontribusi terhadap sekitar kita.
Sia² = tidak ada gunanya.

Dengan kata lain, hidup yang sia² itu = hidup yang tidak memberi guna bagi sekitar kita.
Tuhan mendesain kita untuk lebih hidup, bukan sia² / tidak berguna.

Efesus 2:10 (BIMK)
Kita adalah ciptaan Allah, dan melalui Kristus Yesus, Allah membentuk kita supaya kita melakukan hal-hal yang baik yang sudah dipersiapkan-Nya untuk kita.

Melakukan hal yang baik itu kadang gampang² susah, karena terjebak didalam kemudahan yang dunia tawarkan. Sudah hampir 2 tahun ini, kita bisa lihat bagaimana toko² online sangat aktif berjualan, biasa nya kalau belanja online, kita kadang cari diskon promo.

Kita perlu hati², jangan sampai kita terbentuk secara tidak sadar “kita hanya mau bertindak jika ada yang menguntungkan bagi diri kita”.
Inilah yang dimaksud oleh Paulus dengan kalimat “mencari kesenangan sendiri”
Kita tidak di ciptakan seperti itu.

Setiap hal yang baik, pasti ada harga nya
Tidak ada yang gratis didunia ini. Bahkan keselamatan kita tidak gratis, karena Tuhan sudah membayar kita dengan harga tertinggi sehingga kita bisa mengalami hal² yang baik.

Filipi 2:5-11 (BIMK)
5 Hendaklah kalian berjiwa seperti Yesus Kristus:
6 Pada dasarnya Ia sama dengan Allah, tetapi Ia tidak merasa bahwa keadaan-Nya yang ilahi itu harus dipertahankan-Nya.
7 Sebaliknya, Ia melepaskan semuanya lalu menjadi sama seperti seorang hamba. Ia menjadi seperti manusia, dan nampak hidup seperti manusia.
8 Ia merendahkan diri, dan hidup dengan taat kepada Allah sampai mati — yaitu mati disalib.
9 Sebab itulah Allah mengangkat Dia setinggi-tingginya, serta memberikan kepada-Nya kekuasaan yang lebih besar daripada segala kekuasaan yang lain.
10 Maka untuk menghormati Yesus, semua makhluk yang di surga, dan yang di bumi, serta yang di bawah bumi, akan menyembah Dia.
11 Mereka semuanya akan mengaku bahwa Yesus Kristuslah Tuhan; dengan demikian Allah Bapa dimuliakan.

Ayat diatas, Paulus mengingatkan kita untuk memiliki jiwa seperti Kristus.
Kristus tidak mempertahankan keIlahian Nya, tapi Ia melepaskan hak Nya dan menjadi sama seperti manusia. Yesus hidup sangat taat kepada Allah bahkan sampai akhir hidupNya di kayu salib.

Dia Raja, tapi Ia mau menjadi hamba.
Mengapa Tuhan Yesus mau melakukan itu semua?
Alasan nya adalah karena Kasih Nya yang begitu besar buat kita semua.
Kasih Kristus itu jauh lebih besar dari apapun yang ada didunia ini.
Kasih iti tidak menuntut kita untuk melakukan apapun yang kita mau lakukan.

Dia mau repot untuk kita semua, karena Ia demikian mengasihi kita.
Ijinkan Kasih Tuhan menjamah saudara. Karena Ia sudah bayarkan harga yang tertinggi.

Dia mau untuk kita meneruskan kasih Nya kepada sesama kita.

Yohanes 13:34 (TB)
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Kita dipanggil untuk mengikuti teladan Nya untuk menjadi repot dalam hal mengasihi sesama kita. Bukan untuk kesenangan kita sendiri, tapi karena Kasih Tuhan sudah lebih dahulu kita rasakan.

Sebagai anak Tuhan,  kita tidak di panggil untuk hidup nyaman, tapi untuk melakukan hal yang baik  dan semua hal yang baik itu ada harga nya.

What does Love requires of us?
Apa yang kasih tuntut dari kita?

Matius 25:31-40 (BIMK)
31 “Apabila Anak Manusia datang sebagai Raja diiringi semua malaikat-Nya, Ia akan duduk di atas takhta-Nya yang mulia.
32 Segala bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya. Lalu Ia akan memisahkan mereka menjadi dua kumpulan seperti gembala memisahkan domba dari kambing.
33 Orang-orang yang melakukan kehendak Allah akan dikumpulkan di sebelah kanan-Nya, dan yang lain di sebelah kiri-Nya.
34 Kemudian Raja itu akan berkata kepada orang-orang di sebelah kanan-Nya, ‘Marilah kalian yang diberkati oleh Bapa-Ku. Masuklah ke dalam Kerajaan yang disediakan bagimu sejak permulaan dunia.
35 Sebab pada waktu Aku lapar, kalian memberi Aku makan, dan pada waktu Aku haus, kalian memberi Aku minum. Aku seorang asing, kalian menerima Aku di rumahmu.
36 Aku tidak berpakaian, kalian memberikan Aku pakaian. Aku sakit, kalian merawat Aku. Aku dipenjarakan, kalian menolong Aku.’
37 Lalu orang-orang itu akan berkata, ‘Tuhan, kapan kami pernah melihat Tuhan lapar lalu kami memberi Tuhan makan, atau haus lalu kami memberi Tuhan minum?
38 Kapan kami pernah melihat Tuhan sebagai orang asing, lalu kami menyambut Tuhan ke dalam rumah kami? Kapan Tuhan pernah tidak berpakaian, lalu kami memberi Tuhan pakaian?
39 Kapan kami pernah melihat Tuhan sakit atau dipenjarakan, lalu kami menolong Tuhan?’
40 Raja itu akan menjawab, ‘Ketahuilah: waktu kalian melakukan hal itu, sekalipun kepada salah seorang dari saudara-saudara-Ku yang terhina, berarti kalian melakukannya kepada-Ku!’

Ayat diatas ini merupakan preview yang Yesus berikan terhadap pertanyaan yang saya berikan diatas.
Kehendak Nya adalah untuk kita perhatikan dan lakukan.
Kasih menuntut kita untuk melakukan hal yang baik secara maksimal. Kasih menuntut kita untuk selalu mau repot.

Musuh terbesar dari kasih adalah ketidakpedulian terhadap kebutuhan yang ada disekitar kita.
Kita tidak perlu tunggu sampai kita memiliki sesuatu untuk memberikan kepedulian terhadap sesama.

Those of us who are strong and able in the faith need to step in and lend a hand to those who falter, and not just do what is most convenient for us. Strength is for service, not status. Each one of us needs to look after the good of the people around us, asking ourselves, “How can I help?”
Romans 15:1‭-‬2 MSG

Bagaimana kita bisa membantu sesama?
1. Look Around / Lihat Sekitarmu
Ambil waktu untuk lihat disekitar kita dimanapun kita berada. Perhatikan, pikirkan mereka. Jangan fokus pada apa yang kita perlu.

2. Ask how can I help / tanya apa yang bisa saudara bisa bantu?
Tanya kepada orang sekitar kita, apa yang bisa saudara bantu.
Perhatian yang saudara berikan akan memberikan dampak kepada mereka semua.

Kalau kita sebagai pengikut Kristus melakukan setiap hari hal tersebut diatas, pasti akan ada perubahan radikal yang terjadi buat orang disekitar kita.

Filipi 2:14-16 (TB)
14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment