JPCC Sunday – 29 Agustus 2021
By : Ps Jose Carol
Follow | Commitment
No Turning Back
______________________
Ayat Mingguan:
Imamat 18:5 (TB)
Sesungguhnya kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku dan peraturan-Ku. Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya; Akulah TUHAN.
______________________
Khotbah:

I have decided to follow Jesus – lirik lagu ini mencerminkan untuk ikut Yesus dan tidak kembali kepada jalan yang lama.
Saya mau menjelaskan tentang Konsekuensi yang terjadi ketika kita gagal melakukan komitmen dalam proses Start, Strive, and Repeat.

Start : Commitment to Start, banyak orang yang memulai namun sedikit yang dapat menyelesaikan. Memulai itu adalah sebuah hal yang mudah, namun untuk ke dalam tahapan berikutnya diperlukan perjuangan yang tidak mudah.

Strive : Commitment to Stay, terutama ketika segala sesuatu menjadi tidak mudah, maka proses ini memiliki konsekuensi yang meminta kita untuk stay dalam keadaan ini, dan untuk tetap stay akan ada harga yang dibayar mahal pada stage ini.

Repeat : Commitment to follow through
Ketika kita terus berada dalam komitmen dan membayar harga yang mahal, maka pada stage ini, kita akan dihantarkan dalam ketinggian yang sama.

Ketika kita tidak komit melakukan Start, Strive dan Repeat, maka ada konsekuensi yang dapat menyebabkan kerugian yang bukan hanya berdampak pada diri sendiri tapi bisa merugikan orang lain juga.

Lukas 9:62 (TB)
Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”

Tuhan yang menciptakan kita adalah Tuhan yang berkomitmen

Beberapa Penyebab orang menyerah :

1. Ketika Segala Sesuatu Menjadi Susah
Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir, mereka merasakan keadaan yang semakin sukar dan sulit ketika menjalani perjalanan. Namun dengan ketangguhan dan komitmen kepada Tuhan, mereka bisa melewati semua nya.
Kekuatan sebuah komitmen diuji pada saat masa sukar.

Kekuatan seorang pemimpin dpt dilihat pada keputusan yang diambilnya ketika keadaan nya tidak mudah / sulit.

Greysia tidak pernah bisa mendapat medali emas kalau dia berhenti berusaha saat masa susah.
Semua yang dibutuhkan utk mewujudkan mimpinya tidak ada di depan mata sementara dia semakin tua.

Tanpa komitmen terutama di masa sukar sejarah tidak akan pernah terjadi.

What do you do when things get though?
Apa yang kita lakukan ketika segala sesuatu menjadi semakin tidak mudah.

2. Harga yang harus dibayarkan semakin mahal
Ketika segala sesuatunya menjadi semakin sulit, maka harga yang dibayarkan semakin mahal. Ada harga yang harus fi bayar

As for me and my house we will serve the Lord
Yosua

Pembaruan Perjanjian (Covenant)
Yosua berusaha mengingatkan bangsa Israel bagaimana penyertaan Tuhan terlepas kesulitan yang sedang mereka hadapi dan pengorbanan yang harus mereka lakukan

Yosua 24:13-15 (TB)
13 Demikianlah Kuberikan kepadamu negeri yang kamu peroleh tanpa bersusah-susah dan kota-kota yang tidak kamu dirikan, tetapi kamulah yang diam di dalamnya; juga kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun yang tidak kamu tanami, kamulah yang makan hasilnya.
14 Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.
15 Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

Yosua menegaskan pilihannya kepada bangsa Israel akan pilihan nya kepada Elohim.
Semakin besar pengorbanan yang dibuat seseorang dan semakin mahal yang dibayar kan, semakin besar cinta yang diberikan / diungkapkan
Commitment to reflect love

Yosua 23:11-13 (TB)
11 Maka demi nyawamu, bertekunlah mengasihi TUHAN, Allahmu.
12 Sebab jika kamu berbalik dan berpaut kepada sisa bangsa-bangsa ini yang masih tinggal di antara kamu, kawin-mengawin dengan mereka serta bergaul dengan mereka dan mereka dengan kamu,
13 maka ketahuilah dengan sesungguhnya, bahwa TUHAN, Allahmu, tidak akan menghalau lagi bangsa-bangsa itu dari depanmu. Tetapi mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan duri di matamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Bangsa Israel tergoda oleh kehidupan karena bangsa² asing yang masih ada di sekitarnya. Tuhan menguji komitmen mereka.
Cara hidup adalah salah satu harga yang harus di bayar mahal untuk menjadi pengikut Kristus.
Banyak orang yang memilih jalan yang lebar ketimbang jalan yang sempit.

Yosua 23:16 (TB)
apabila kamu melangkahi perjanjian, yang telah diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepada mereka. Maka murka TUHAN akan bangkit terhadap kamu, sehingga kamu segera binasa dari negeri yang baik, yang telah diberikan-Nya kepadamu.”

Yosua 24:16-17 (TB)
16 Lalu bangsa itu menjawab: “Jauhlah dari pada kami meninggalkan TUHAN untuk beribadah kepada allah lain!
17 Sebab TUHAN, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan, dan yang telah melakukan tanda-tanda mujizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui,

Sebagaimana bangsa Israel ditantang Tuhan untuk mengikuti Nya dalam segala keadaan, pertanyaan ini sama untuk kita semua :

Are you willing to commit to follow Christ at any cost ?

Ketika kita berada didalam sebuah hubungan, ada orang yang merasa sakit sekali ketika di khianati.
Pada kalimat janji nikah till death do us part, Kematian saja yang bs memisahkan.
Realita berbicara lain. Banyak yang menyerah ketika pasangan tidak lagi setia sama pasangan

Banyak hubungan selain pernikahan rusak karena salah satu pihak enggan mengampuni.

Apakah kita mau komitmen dengan harga berapapun dalam sebuah hubungan, persahabatan, bisnis, dan lain² yang ada didalam kehidupan kita.

Alasan terakhir adalah saat merasa tersesat (lost)
Perjuangan panjang yang penuh tantangan pengorbanan sehingga kehilangan perspektif mula mula.

Ketika kita merasa tidak bisa melihat hal yang baik ketika berada di tengah² perjalanan yang kita hadapi, muncul pertanyaan ini, mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan? / Mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan.

Hosea 1:2-3 (TB)
2 Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN.”
3 Maka pergilah ia dan mengawini Gomer binti Diblaim, lalu mengandunglah perempuan itu dan melahirkan baginya seorang anak laki-laki.

Gomer dipulihkan dengan dikawini oleh Hosea. Dari hasil perkawinan mereka, dikarunia 2 orang anak. Di pasal ke 2 diceritakan bagaimana cara hidup mereka ketika menjalani pernikahan atas perintah Tuhan kepada Hosea.

Hosea 3:1-2 (TB)
1 Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.”
2 Lalu aku membeli dia bagiku dengan bayaran lima belas syikal perak dan satu setengah homer jelai.

Tuhan tidak hanya meminta Hosea untuk mempertahankan hubungan nya dengan Gomer, tapi meminta untuk menebus dan mencintai nya dalm pengorbanan yang Tuhan mau ajarkan kepada Hosea untuk membayar mahal apa yang sudah ia lakukan dalam pernikahan tersebut.

Ulangan 7:9 (TB)
Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan,
Hosea disuru menebus gomer yang memilih utk hidup bersundal. Pengorbanan itu mirip spt pengorbanan Yesus.

Sesungguhnya Tuhan tidak menyia²kan orang yang melakukan pengorbanan terhadap hidup yang ia jalani dan pertahankan dalam hidup kita.

Komitmen kita kepada Tuhan adalah hal yang penting yang harus kita pertahankan. Konfirmasi atas komitmen yang sudah kita pegang. No turning back. Tidak ada yang kita hadapi terlalu susah sehingga kita punya commitment to follow through.

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment