JPCC Sunday – 5 September 2021
By : Ps. Jeffrey Rachmat
Follow | Community
Power of Community
_______________________
Ayat Mingguan :
Matius 18:20 (TB)
Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
_______________________
Khotbah :

Komunitas merupakan hal yang ekstra penting buat kita yang tertanam dalam komunitas group sel.
Community : Common + Unities
Kumpulan orang² yang mempunyai tujuan yang sama, mempunyai misi yang sama / mempunyai nilai² yang sama.

1 Samuel 22:1-2 (TB)
1 Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam. Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia.
2 Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.

Daud sedang melarikan diri dari kejaran raja Saul. Didalam gua Adulam, ada sebuah komunitas yang memiliki latar belakang yang sama, dan Daud memimpin mereka.

Daud dipersiapkan Tuhan untuk menjadi raja, dan Daud belajar melalui pengalaman² melalui orang² yang memiliki latar belakang buruk tersebut.
Kalau Daud tidak keluar dari istana dan lari dalam gua, mungkin ceritanya akan menjadi lain. Namun Daud belajar dari pengalaman orang² tersebut dan bahkan orang² yang dipimpin tersebut menjadi orang² kepercayaan nya.

Tuhan tidak menciptakan manusia untuk hidup sendirian. Tapi kita perlu orang lain yang akan membuat kita menjadi bertumbuh dan berkembang.

Kejadian 2:18 (TB)
TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Mengembangkan talenta bisa sendiri.
Tapi membentuk karakter dibutuhkan komunitas dan orang lain untuk mengasah dan menggesek diri kita.

If you want to go fast go alone, if you want to go far, go together.
Jika ingin cepat, pergi sendiri, jika ingin pergi jauh pergilah bersama².

Helen Keller:
Walking woth a friend in the dark is better than walking alone in the light.
Berjalan dengan seorang teman dalam kegelapan lebih baik daripada berjalan sendirian dalam terang.

Dalam keadaan pandemic saat ini, sebenarnya Kita kembali di ingatkan akan arti pentingnya kehadiran orang² didalam hidup kita.

Ada 5 hal yang terutama ingin saya bagikan terkait dengan komunitas:

1. Dukungan / Encouragement
Setiap orang butuh dukungan ketika seseorang berada didalam kelemahan / kekuatiran / masalah. Ketika mereka mengalami hal ini sendirian, mereka akan merasa mengalami hal tersebut sendirian, karena tidak ada orang yang tahu / mengerti keadaan nya karena ia tidak terbuka / berbaur bersama mereka.
Hal ini terjadi karena mereka tidak berada didalam komunitas / tidak terbuka kepada orang lain yang mungkin sebenarnya dapat membantu meringankan melalui pengalaman² yang sudah dilalui.

Ketika kita berada didalam sebuah komunitas dan mau berbagi / sharing kepada orang² disekitar kita, kita akan merasakan sebuah keringanan yang mungkin bisa berupa dukungan akan hal² yang sama yg mereka alami.

Markus 2:1-5 (TB)
1 Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.
2 Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,
3 ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
4 Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!”

Dalam cerita diatas, Yesus melihat iman mereka. Orang lumpuh ini tidak mungkin bisa sembuh kalau ia tidak berada didalam komunitas yang membantu ia untuk bisa menemui Yesus.

Ketika ada ditengah² komunitas, ada orang² yang membantu.
Komunitas yang benar akan memampukan kita untuk mencapai sesuatu yang tidak pernah dapat kita bisa capai sendirian

2. Percepatan.
Ada seorang anak kecil yang tidak mau / tidak bisa makan sendirian, mau nya di suapin.
Ketika dia sedang berada bersama dengan teman² yang berada dengan 1 frekuensi dengan dia, dia melihat teman²nya tidak ada yang disuapin, dia menyuruh baby sitter nya untuk pergi dan dia mau makan sendiri. Hal tersebut merupakan contoh kecil tentang percepatan yang dapat terjadi ketika berada didalam sebuah kelompok.

Ketika ada berada didalam komunitas yang sehat, akan ada percepatan waktu yang terjadi ketimbang ketika kita hanya sendirian.

Amsal 27:17 (TB)
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Amsal 13:20 (TB)
Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

Komunitas yang sehat akan membantu kita bukan hanya pada saat susah, tapi akan membentuk karakter kita lebih lagi.

3. Akuntabilitas.
Adalah bentuk pertanggungjawaban dari sebuah tindakan atau tugas yang dilakukan seseorang.

Akuntabilitas akan menjaga kehidupan seseorang pada jalan yang sebenarnya dan menghindari jalan yang salah.
Dengan akuntabilitas, mereka akan merasakan ada orang yang mengawasi, orang yang perlu diberikan pertanggungjawaban dan hal² yang membuat kita semakin

Yakobus 5:16 (TB)
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Ada pengampunan dan kesembuhan kalau kita terbuka serta bisa mempertanggungjawabkan hal yang kita lakukan.

Galatia 6:1-2 (TB)
1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.
2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

4. Perlindungan
Yohanes 10:27 (TB)
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

Domba adalah seekor binatang yang selalu berada didalam gerombolan, dan biasanya dekat dengan gembalanya serta ketika ada bahaya, akan menghindar.

Itu sebabnya kita perlu untuk berada didalam group daripada sendirian, agar bisa saling menjaga dan tetap berada pada jalur yang benar.

Pengkhotbah 4:9-12 (BIMK)
9 Berdua lebih menguntungkan daripada seorang diri. Kalau mereka bekerja, hasilnya akan lebih baik.
10 Kalau yang seorang jatuh yang lain dapat menolongnya. Tetapi kalau seorang jatuh, padahal ia sendirian, celakalah dia, karena tidak ada yang dapat menolongnya.
11 Pada malam yang dingin, dua orang yang tidur berdampingan dapat saling menghangatkan, tetapi bagaimana orang bisa menjadi hangat kalau sendirian?
12 Dua orang yang bepergian bersama dapat menangkis serangan, tapi orang yang sendirian mudah dikalahkan. Tiga utas tali yang dijalin menjadi satu, sulit diputuskan.

Untuk mendapatkan perlindungan seorang domba, perlu untuk selalu dekat dengan gembala nya. Begitu pun dengan kita, adalah domba-domba Nya, dan kita perlu terus dekat dengan Yesus, sehingga kita mengenali suara Nya.

Mazmur 23:1 (BIMK)
Mazmur Daud. TUHAN bagaikan seorang gembala bagiku, aku tidak kekurangan.

1 Petrus 2:9-10 (TB)
9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Gereja adalah kumpulan orang² yang dipanggil keluar dari kegelapan untuk berkumpul mempunyai satu kesamaan, yaitu untuk mempunyai hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. Kumpulan ini terdiri dari latar belakang yang berbeda, namun memiliki 1 kesamaan.
Itulah keindahan gereja Tuhan.

Memang didalam gereja juga ada beberapa orang yang memiliki interest yang sama, namun jangan sampai interest tersebut menjadi lebih penting daripada memiliki hubungan dengan Yesus.
Jangan sampai iman kita menjadi iman yang berkeremun.

5. Kasih.
Yohanes 13:34-35 (TB)
34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Kasih harusnya menjadi trademark / ciri khas kita sebagai pengikut Yesus.

Kolose 3:12-15 (TB)
12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

Komunitas yang benar adalah tempat kita untuk memberikan kasih. Memang tidak ada komunitas yang sempurna, namun jika didalam nya terdiri dari orang² yang benar dan mau memberi, bukan hanya menerima saja, maka komunitas akan memberikan hal yang baik dan menjadi tempat buat kita memiliki transformasi.

Miliki komunitas yang God center. Bukan Self center.

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment