JPCC Sunday – 03 Oktober 2021
By : Ps Juan Mogi
Follow | Strength For Services
Sukacita / Joy
___________________________
Ayat Mingguan:
Roma 15:1 (BIMK)
Kita yang sungguh-sungguh yakin akan apa yang kita percayai, haruslah bersabar terhadap keberatan-keberatan orang yang lemah keyakinannya. Janganlah kita mau menyenangkan diri kita sendiri saja.
___________________________
Khotbah:

Bagaimana saudara merasakan Sukacita ?
Sukacita dari luar : keadaan dari luar yang membuat kita sukacita / mempengaruhi mood atau suasana hati. Biasanya sifat nya sementara, jika keadaan / kondisi di luar tidak sesuai yang diingin kan, bisa membuat sukacita hilang.

Sukacita diluar Tuhan:
Perasaan senang yang berlandaskan hal² dari luar kita yaitu orang, benda, pikiran, tempat, dan kejadian (sifatnya sementara).

Galatia 5:22-23 (BIMK)
22 Sebaliknya, kalau orang-orang dipimpin oleh Roh Allah, hasilnya ialah: Mereka saling mengasihi, mereka gembira, mereka mempunyai ketenangan hati, mereka sabar dan berbudi, mereka baik terhadap orang lain, mereka setia,
23 mereka rendah hati, dan selalu sanggup menguasai diri. Tidak ada hukum agama yang melarang hal-hal seperti itu.

Sukacita didalam Tuhan : Sukacita yang berasal dari Roh Allah, suka cita ini sifatnya tahan lama, karena tidak berpegang pada kondisi / keadaan diluat, tapi dasar nya adalah Roh Kudus yang memimpin perasaan / hati / pikiran / perbuatan.
Buah roh Sukacita berasal dari Tuhan.

Sukacita didalam Tuhan : Perasaan senang dari dalam kita yang berlandaskan kepada :
– Hubungan pribadi dengan Allah.
– Kasih Karunia Allah.
– Berkat Allah (keselamatan, kesehatan, keluarga, kepercayaan)
– Janji Allah
– Kehadiran Allah
Sukacita didalam Allah itu sifatnya kekal dan dimiliki oleh orang percaya.

1. Hubungan Pribadi Dengan Allah
Hubungan pribadi itu adalah landasan dasar sukacita dalam Tuhan. Sifatnya pribadi hubungan antara kita dengan Allah.
Hubungan kita dengan Allah berarti kita punya akses khusus dengan Allah. Setiap saat kita bisa panggil Allah Bapa dalam keadaan apapun.
Bayangkan ketika kita memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan yang adalah Bapa kita, kita memiliki akses penuh untuk berhubungan / berkomunikasi / memanggil Bapa kapan pun kita mau / saat apapun keadaan kita. Kita bisa berbicara dengan leluasa, tanpa ada hambatan yang membatasi. Hubungan pribadi dengan Allah harus di bangun setiap hari dan di pupuk agar berkembang dan intim.

2. Kasih Karunia Allah
Adalah kasih yang diberikan Tuhan Allah kita untuk kita dilayakan oleh Tuhan, kita diangkat jadi anak Nya.
Bapa mengasihi kita ketika kita masih berdosa. Inilah dasar sukacita yang seharusnya kita lakukan.
Kasih karunia diberikan gratis kepada kita ketika kita dalam keadaan apapun / keadaan yang tidak layak sekalipun, namun Tuhan tetap menyayangi dan memberikan kasih-Nya kepada kita.

3. Berkat Allah
Banyak orang yang memiliki pengertian bahwa berkat itu hubungan nya selalu dengan angka.
Tapi berkat yang terbesar dari Tuhan adalah keselamatan yang Tuhan berikan. Kesehatan yang kita miliki. Pekerjaan, Keluarga, Pertemeanan, Hubungan, dan sebagai nya. Perhatikan hal-hal kecil yang dapat kita rasakan setiap hari, bagaimana kita bisa melihat dan merasakan hal tersebut setiap hari, itu adalah berkat yang Tuhan sudah berikan.

4. Janji Allah
Tuhan selalu menepati janji Nya. Sudah berapa banyak dari kita sebagai orang percaya yang merasakan hubungan pribadi dengan Allah dan merasakan pengalaman yang luar biasa dari Tuhan. Ada banyak hal yang tidak terduga, yang Tuhan sudah berikan kepada kita sebagai bentuk janji-janji Tuhan yang selalu ditepati.

5. Kehadiran Allah
Dia adalah maha hadir (omni presence). Dia ada dimana-mana. Ketika kita sedang dalam keadaan apapun / dimanapun, Tuhan ada bersama menyertai kita selalu. Ia tidak pernah diam. Ia selalu memberikan penyertaan nya dan pimpinan Nya melalui Roh Kudus yang selalu mengingatkan kita.

Matius 13:44 (BIMK)
“Apabila Allah memerintah, keadaannya seperti perumpamaan ini: Ada harta yang terpendam di dalam tanah lalu ditemukan oleh seseorang, dan dimasukkan kembali ke dalam tanah. Kemudian karena gembiranya, orang itu pergi menjual seluruh miliknya, lalu kembali dan membeli tanah itu.”

Harta yang paling terutama bukanlah materi yang ada di dunia, tapi harta yang sesungguhnya ialah hal tentang Kerajaan Sorga.

Roma 14:17 (BIMK)
Sebab kalau Allah memerintah hidup seseorang, apa yang ia boleh makan atau minum, tidak lagi penting. Yang penting ialah bahwa orang itu menuruti kemauan Allah, mengalami ketenangan hati dan menerima sukacita yang diberikan oleh Roh Allah.

Lukas 10:20 (BIMK)
Sekalipun begitu janganlah bergembira karena roh-roh jahat taat kepadamu. Lebih baik kalian bergembira karena namamu tercatat di surga.”

Dalam Lukas 15 ada beberapa cerita tentang orang yang berdosa. Salah satu cerita nya adalah tentang 1 domba yang hilang. Cerita ini adalah sebagai contoh, bagaimana Yesus menggambarkan bahwa sukacita Nya ketika ada 1 orang diselamatkan, maka seluruh Surga bergembira.

Lukas 15:5-7 (BIMK)
5 Dan kalau ia menemukan kembali domba itu, ia begitu gembira sehingga dipikulnya domba itu di bahunya,
6 lalu membawanya pulang. Kemudian ia memanggil kawan-kawan dan tetangga-tetangganya, dan berkata, ‘Mari kita bergembira. Dombaku yang hilang sudah kutemukan kembali!’
7 Nah, begitulah juga di surga ada kegembiraan yang lebih besar atas satu orang berdosa yang bertobat, daripada atas sembilan puluh sembilan orang yang sudah baik dan tidak perlu bertobat.” n kalau ia menemukan kembali domba itu, ia begitu gembira sehingga dipikulnya domba itu di bahunya,
6 lalu membawanya pulang. Kemudian ia memanggil kawan-kawan dan tetangga-tetangganya, dan berkata, ‘Mari kita bergembira. Dombaku yang hilang sudah kutemukan kembali!’
7 Nah, begitulah juga di surga ada kegembiraan yang lebih besar atas satu orang berdosa yang bertobat, daripada atas sembilan puluh sembilan orang yang sudah baik dan tidak perlu bertobat.”

Sukacita yang kita bisa alami dapat terjadi ketika kita dapat membawa orang² untuk bertemu dengan kebaikan Tuhan.

Pengalaman selama saya melayani di ladang Tuhan, ada sukacita yang luar biasa saya rasakan ketika membawa teman² / orang² kepada Tuhan Yesus.

Lukas 15:29 (TB)
Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.

Dalam ayat ini, contoh sukacita yang dinilai hanya dengan seekor kambing (keadaan diluar Tuhan).

Lukas 19:5-6 (TB)
5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.”
6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.

Sukacita itu yang kekal adalah ketika kita berjumpa dengan Tuhan.

Bagaimana kita bisa mengalami sukacita didalam Tuhan:
1. Mentaati Firman
Yohanes 15:10-11 (TB)
10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Taati Firman Tuhan, akan membawa kita kepada sukacita dan sukacitanya itu penuh.
Rasul Paulus melayani Allah dengan sukacita. Dan ia dituntun oleh Roh Tuhan. Paulus menyertai dia ketika ia juga sedang ada di dalam penjara.

2. Dipenuhi oleh Roh Kudus
Dibaptis oleh Roh Kudus : Roh Kudus memenuhi kehidupan kita.
Kisah Para Rasul 1:8 (TB)
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Saat dipenuhi oleh Roh Kudus, kita akan diberikan kemampuan untuk melakukan Firman dengan damai dan sukacita.

Kisah Para Rasul 9:17-19 (TB)
17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”
18 Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.
19 Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya. (9-19b) Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid-murid di Damsyik.

Dulu sebelum Paulus melayani Tuhan, ia adalah seorang yang jahat, tapi Roh Kudus menuntunnya sampai ia menjadi rasul yang melayani Tuhan dengan sukacita walau ia di dera, di penjara, dan lain sebagai nya.

2 Korintus 6:10 (TB)
sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu.

Sukacita itu ditentukan dari dalam.

3. Melewati Proses
Buah Roh itu mengalami proses. Tidak bisa secara instant.
Dengan ada nya proses didalam keadaan yang sedang tidak enak, inilah saat yang tepat untuk mengalami sukacita.
Inilah saat yang tepat untuk mengalami proses dan bisa melalui nya dengan baik, sehingga buah Roh bisa terlihat.

Nehemia 8:10 (TB)  (8-11)
Lalu berkatalah ia kepada mereka: “Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!”

Nehemiah 8:10 (NET)
He said to them, “Go and eat delicacies and drink sweet drinks and send portions to those for whom nothing is prepared. For this day is holy to our Lord. Do not grieve, for the joy of the LORD is your strength.”

God Bless
www.grfaith.net

Written by : GR Faith

Subscribe To GRFaith Newsletter

BE NOTIFIED ABOUT NEW SERMONS OF THE WEEK

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.

Blessed to be a blessing

Leave A Comment